Jokowi JK

Waskita Karya Pastikan Proyek Strategis Nasional Tetap Sesuai Jadwal

Administrator | Senin, 19 Februari 2018 - 11:01:09 WIB | dibaca: 1336 pembaca

Direktur Utama Waskita Karya M. Choliq(Arimbi Ramadhiani)

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Waskita Karya (persero) M Choliq menjamin semua timeline pengerjaan Proyek Strategis Nasional (PSN) masih sesuai schedule atau jadwal yang ditetapkan di awal perencanaan.  Meski belakangan ini terdapat beberapa insiden yang menimpa proyek yang dikerjakan Waskita.  Perusahaan pelat merah ini sendiri merupakan kontraktor yang menangani 15 PSN.

"Masih sesuai schedule dengan lebih memperhatikan aspek safety, mutu, prosedur keselamatan dan keamanan," kata Direktur Utama Waskita Karya M Choliq kepada Kompas.com, Senin (19/2/2018).

Choliq menyebutkan, pihaknya saat ini masih fokus pada pengerjaan PSN yang diamanatkan pemerintah kepada mereka, seperti pembangunan jalur light rail transit (LRT) di Sumatera Selatan. Layanan LRT disiapkan untuk menyambut Asian Games 2018 yang akan dimulai beberapa bulan lagi.

"Waskita optimistis seluruh PSN yang sedang dikerjakan perusahaan dapat diselesaikan tepat waktu dengan tetap mengutamakan keselamatan dan kesehatan kerja," tutur Choliq.

Baca juga : Perbaikan Underpass, Waskita Karya Masih Tunggu Penyelidikan Selesai

Selain jalur LRT, Waskita turut membangun sejumlah jalan tol, seperti

  • Tol Pejagan-Pemalang (57,5 km),
  • Tol Pemalang-Batang (39,2 km),
  • Tol Pasuruan-Probolinggo (31,3 km),
  • Tol Kayu Agung-Palembang-Betung (111,69 km),
  • Tol Cimanggis-Cibitung (25,39 km),
  • Tol Becakayu (21,04 km),
  • Tol Ciawi-Sukabumi (54 km), Tol Depok-Antasari (21,54 km), Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang (112 km),
  • Tol Pematang Panggang-Kayu Agung (77 km),
  • Tol Cibitung-Cilincing (34,02 km),
  • Tol Kanci-Pejagan (35 km),
  • dan Tol Legundi-Bunder (38,29 km).

 

Waskita juga tercatat memiliki 1.315 km ruas jalan tol yang tersebar di Pulau Jawa serta Sumatera. Kepemilikan yang dimaksud baik sebagai investor maupun kontraktor.

Choliq berharap, pada semester I tahun 2018, sepanjang 564 km dari total ruas jalan tol tersebut bisa beroperasi. Sisanya ditargetkan beroperasi pada semester II tahun 2018 dan 2019.

sumber: kompascom










Komentar Via Website : 22


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)