Teknologi

Proyek Palapa Ring Timur Dibagi Dua, Ini Alasannya

Administrator | Sabtu, 11 Juni 2016 - 08:20:28 WIB | dibaca: 21097 pembaca

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara saat menjelaskan program Palapa Ring di kantor Kompas.com, Kamis (17/3/2016)

JAKARTA, Pemerintah mengubah skema proyek Palapa Ring untuk Paket Timur (Papua, Papua Barat, NTT, Maluku). Jika sebelumnya terhitung dalam satu daerah, paket tersebut kini dibagi menjadi dua wilayah, yakni timur bagian atas dan timur bagian bawah.

Hal ini bersumbu pada kondisi geografis Papua yang didominasi darat (inland), sehingga penerapan kabel optik di bawah laut menjadi sulit. Sementara itu, pengadaan di daerah Maluku dianggap lebih mudah.

Maka, menurut Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara, pembagian tersebut dilakukan untuk menjamin Paket Timur terus berjalan. Pemerintah tak ingin kompleksitas di Papua berpengaruh pada Maluku.

Baca: XL Berminat Garap Palapa Ring Paket Timur

"Solusi inland di Papua lebih sulit dibandingkan Maluku. Ketidakpastian di Papua lebih tinggi. Makanya harus dibagi supaya jalan terus," kata Rudiantara, usai memberi sambutan pada pameran tahunan Indonesia Cellular Show 2016, Kamis (2/6/2016) di JCC, Senayan.

Meski pengerjaan dibagi dua paket, pemenang proyek nantinya hanya ada satu. Diketahui, ada tiga konsorsium peserta tender yang mengajukan diri, yakni konsorsium Moratelindo-IBS-Smart Telecom, kosorsium XL-Indosat-Alita, dan PT Telkom.

Baca: 7 Perusahaan Minati Palapa Ring Paket Timur

Bersinergi dengan Kementerian PU

Untuk memecahkan masalah geografis di Papua, Menkominfo menggandeng Kementerian Pekerjaan Umum (PU) yang sedang membangun jalan Trans Papua. Rencananya, pemenang tender Palapa Ring Paket Timur akan membangun sebuah saluran alias ducting di sepanjang Trans Papua itu.

Ducting tersebut akan ditempati kabel optik. Dengan kata lain, pengerjaan Palapa Ring di Papua akan paralel dengan proyek jalan raya Trans Papua.

"Kementerian PU bangun jalan, kami bikin ducting di sebelahnya. Bukan cuma sama PU, tapi juga Bappenas. Ini semua untuk membangun Papua," ia menuturkan.

Sekadar informasi, proyek Palapa Ring Paket Timur membutuhkan dana paling besar dibandingkan Paket Barat dan Paket Tengah. Dana 80 persen pengerjaan Paket Tengah ditaksir sekitar Rp 790 miliar. Sementara Paket Timur ancang-ancangnya butuh belanja modal Rp 5 triliun. Pembangunaan kabel optik mayoritas di laut, yakni seluas 80 persen, sisanya yang 20 persen ada di darat.

Peserta tender Palapa Ring Paket Timur diberikan tenggat waktu hingga 31 Mei 2016 lalu untuk menyerahkan dokumen. Pengumuman pemenang tender Palapa Ring Timur akan disampaikan 20 Juni mendatang.










Komentar Via Website : 172
bit.ly/2M1Bfn7
04 Agustus 2018 - 11:52:53 WIB
Terimakasih informasinya gan, sukses terus informasinya
http://bit.ly/2M1Bfn7
bit.ly/inisolusi
04 Agustus 2018 - 14:28:52 WIB
Informasinya sangat bagus gan, sukses terus informasinyay
http://bit.ly/inisolusi
goo.gl/Zgwwxd
06 Agustus 2018 - 07:56:45 WIB
Selamat datang di webset kami gan kali ini mengenai buah anggur.
http://goo.gl/Zgwwxd
bit.ly/2nfxNre
06 Agustus 2018 - 08:36:51 WIB
Terimakasih informasinya gan sukses terus buat informasinya
http://bit.ly/2nfxNre
bit.ly/2OhpLcT
06 Agustus 2018 - 09:41:31 WIB
Informasinya sangat bagus gan, sukses terus buat informasinya
http://bit.ly/2OhpLcT
bit.ly/2OhpLcT
06 Agustus 2018 - 09:42:06 WIB
Informasinya sangat bagus gan, sukses terus buat informasinya
http://bit.ly/2OhpLcT
goo.gl/CHsokS
06 Agustus 2018 - 10:19:11 WIB
Selamat datang di webset kami. terasa kebas pada tangan mau kaki ataupun pada tubuh yang lainnya.
http://goo.gl/CHsokS
goo.gl/CHsokS
06 Agustus 2018 - 10:37:28 WIB
Selamat datang di webset kami. terasa kebas pada tangan mau kaki ataupun pada tubuh yang lainnya.
http://goo.gl/CHsokS
bit.ly/2OhOI7Z
06 Agustus 2018 - 13:26:13 WIB
Terimakasih informasinya gan, ditunggu informasi selanjutnya
http://bit.ly/2OhOI7Z
bit.ly/2OhOI7Z
06 Agustus 2018 - 13:27:35 WIB
Terimakasih informasinya gan, ditunggu informasi selanjutnya
http://bit.ly/2OhOI7Z


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)