Politik

Pramono: Apa Pun Cara Orang, Tak Akan Bisa Pisahkan Megawati dan Jokowi

Administrator | Rabu, 04 Februari 2015 - 13:22:11 WIB | dibaca: 15528 pembaca

Presiden terpilih, Joko Widodo (dua kiri) berbincang dengan Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri (dua kanan) dan Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDIP, Puan Maharani (kiri) serta Sekjen PDIP, Tjahjo Kumolo saat pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IV PDIP di Marina Convention Center (MCC), Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (19/9/2014). Rakernas yang dihadiri presiden dan wakil presiden terpilih, Joko Widodo dan Jusuf Kalla (Jokowi-JK) serta sejumlah ketua partai koalisi ini mengusung tema Berjuang untuk Kesejahteraan Rakyat.

JAKARTA, Politisi senior PDI Perjuangan Pramono Anung melihat banyak pihak yang berusaha memisahkan Presiden Joko Widodo dengan Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri. Salah satu caranya, kata dia, dengan membenturkan Jokowi dengan Megawati terkait rencana pelantikan Komjen Budi Gunawan sebagai Kapolri.

Megawati diisukan mendesak Jokowi agar melantik mantan ajudannya itu, meskipun berstatus tersangka korupsi.

"Apakah ada keinginan kelompok tertentu pisahkan Mega dengan Jokowi? Banyak sekali yang ingin memisahkan," kata Pramono Anung dalam diskusi "Benarkah Jokowi Boneka Megawati?" di Jakarta, Kamis (4/2/2015) siang.

Pramono enggan menyebutkan dengan detail siapa pihak yang dia maksud. Ia hanya menyebut upaya pemisahan tersebut terlihat jelas di ruang publik.

"Cara kelompok ini macam-macam. Saya melihat di ruang publik tergambar dengan jelas. Peristiwa terakhir tuduhan ke Bu Mega dan PDI-P. Tidak adil kalau semua masalah ditimpakan kepada Mega," ucap anggota Komisi I DPR ini.

Meski demikian, Pramono meyakini upaya tersebut tidak akan berhasil. Sebab, dia mengetahui sejak awal hubungan Megawati dan Jokowi sangat harmonis.

"Sekeras apa pun cara orang, tidak akan bisa pisahkan Mega dan Jokowi," ujarnya.

Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Masinton Pasaribu, sebelumnya menyebut ada pihak yang tengah menjauhkan Jokowi dengan parpol pendukung. Ia menyebut mereka yang melakukan hal itu sebagai "Brutus". (Baca: Kata Politisi PDI-P, Jokowi Dihalang-halangi "Brutus" di Istana)

Selain Masinton, tuduhan yang sama juga diungkapkan dalam salah satu blog di Kompasiana. Dalam blog tersebut, secara gamblang disebutkan tiga pembantu Jokowi sebagai pihak yang tengah menjauhkan Presiden dengan parpol pendukung.

Mereka yang dituduh adalah Kepala Staf Kepresidenan Luhut B Panjaitan, Menteri BUMN Rini M Soemarno, dan Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto. Tiga orang itu disebut sebagai "Trio Macan Istana" (Baca: “Trio Macan Istana” di Ring Satu Jokowi)

Saat dikonfirmasi, ketiganya kompak membantah. (Baca: Luhut, Andi, dan Rini Bantah Ingin Jauhkan Jokowi dari Partai Pendukung)

Parpol Koalisi Indonesia Hebat sudah menyampaikan saran kepada Presiden soal polemik pergantian Kapolri. Jokowi akan mengambil keputusan pekan depan.

sumber: kompas.com










Komentar Via Website : 12
Obat Herbal Penyakit Maag Yang Ampuh
10 Oktober 2016 - 11:12:00 WIB
infonya bagus sekali, http://winiherbal.obatjantungtradisional.net/obat-herbal-p enyakit-maag-yang-ampuh/ | http://goo.gl/bKuT82
AwalKembali 12 Lanjut Akhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)