KeMenpan

MenPAN-RB: Makan Singkong agar Pejabat Tahu yang Dirasakan Rakyat

Administrator | Minggu, 28 Desember 2014 - 16:48:03 WIB | dibaca: 3206 pembaca

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Yuddy Chrisnandi menyatakan yakin imbauan agar menggunakan penganan lokal dalam setiap acara di instansi pemerintah akan tetap konsisten.

"Insya Allah Konsisten. Pak Jokowi juga kan senang makanan rakyat pasti akan terus (berjalan)," ujar Yuddy di Jakarta, Selasa (16/10/2014).

Dalam kesempatan yang sama, Yuddy juga menjelaskan imbauannya tidak berarti setiap kementerian dan instansi pemerintah harus makan penganan lokal seperti pisang, kacang, ubi dan singkong rebus setiap hari. Imbauan ini dikeluarkan agar para pejabat pemerintah dapat merasakan apa yang rakyat makan.

"Itu bagaimana menerjemahkannya. Prinsipnya kita tepo seliro kalau menyediakan makanan (daerah), ya kita rasakan apa yang dimakan rakyat," tambah dia. "Itu bukan berarti kita makan singkong tiap hari pandai-pandai lah mengukur panganan apa yang sederhana tapi tetap bergizi dan enak."

Yuddy pun memastikan, tidak akan ada pengawasan khusus ke setiap instansi dan kementerian soal anjuran yang sering lebih sering disebut gerakan hidup sederhana itu. "Bukan makannya yang diawasi bukan, tapi perilaku hidup sederhana untuk pejabat yang memerlukan pembinaan dan pengawasan," ujar dia.

Lebih jauh, politisi Partai Hanura ini menyukai makanan rakyat lain. Dicontohkan penganan rakyat yang juga ia suka seperti getuk, klepon, pisang rebus dan singkong rebus.

"(Favorit saya) Getuk, kalau ada getuk (makan) lebih enak," ucap Yudi di Jakarta, Selasa (16/12/2014).

Saat bertamu ke Kemlu, Yuddy memang disuguhi menu khas rakyat seperti yang dianjurkannya. Dia pun terlihat sangat menikmati sajian di kantor kemlu itu.

Selain menikmati sajian rebusan tersebut, Yuddy pun menyatakan anjuran ini sudah telah berjalan. Tak hanya sudah terlaksana ia tidak ragu berkata kalau gerakan hidup sederhana telah terimplementasikan secara baik di instansi pemerintah dan kementerian.

"Baik, bagus alhamdulillah di kementerian luar negeri (gerakan hidup sederhana berjalan dengan baik) juga," tandas Yuddy Chrisnandi. (Riz)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)