Wisata

Mau Danau Toba Jadi Destinasi Kelas Dunia? Ada Syaratnya

Administrator | Rabu, 23 Maret 2016 - 18:28:10 WIB | dibaca: 786 pembaca

Tapanuli Utara - Danau Toba masuk dalam 10 destinasi prioritas Kementerian Pariwisata. Namun ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi agar menjadi destinasi wisata kelas dunia.

"Isu terbesar adalah aksesibilitas. Dari Bandara Kualanamu sampai ke Danau Toba memakan waktu 7 jam. Makanya pemerintah melakukan terbosan bersama Garuda, dengan menerbangkan pesawat Jakarta-Silangit ini," ujar Ketua Tim Percepatan Pembangunan 10 Destinasi Pariwisata Utama Kemenpar, Hiramsyah Sambudhy Thaib, di Panatapan Huta Ginjang, Kecamatan Muara, Tapanuli Utara, Selasa (22/3/2016) kemarin.

Maskapai Garuda telah meresmikan penerbangan Jakarta-Silangit, yang mana maskapai bintang 5 itu melayani penerbangan 3 kali seminggu. Rutenya, Jakarta-Silangit, Silangit-Sibolga lalu Sibolga-Jakarta. Penerbangannya berlangsung di hari Selasa, Jumat dan Minggu. Dari Jakarta, pesawat berangkat dari Bandara Soekarno Hatta.

Aksesibilitas lainnya, adalah pembangunan jalan tol dari Medan ke Tebing Tinggi, yang memudahkan wisatawan menuju ke Danau Toba melalui jalur darat. Aksesibilitas punya kunci penting dalam suatu penilaian kenyamanan wisatawan. Makin jauh tempat wisata, wisatawan tentu akan merasa sudah tidak nyaman duluan.

Selanjutnya, Hiramsyah mengatakan, pihak Kemenpar sudah merancang Badan Otorita Pariwisata Danau Toba. Dibentuk pada awal bulan Januari 2016 lalu, kini Badan Otorita Pariwisata Danau Toba tinggal menunggu Perpres Presiden RI.

"Jadi nanti, badan otorita itu akan punya kewenangan otoratif seluas 500 hektar dan kewenangan koordinatif seluas 300 ribu hektar. Mereka, akan berkoordinasi dengan 7 kabupaten di sekitar Danau Toba," ungkapnya.

Terakhir, yang paling penting, menurut Hiramsyah adalah membangun budaya hospitality yang baik bagi masyarakat di sekitar Danau Toba. Harus ada keramahtamahan dan servis yang berkelas kepada wisatawan.

"Mereka (wisatawan) yang datang ke Danau Toba nggak hanya menikmati alam dan budaya saja. Mereka tentu mau pelayanan dan servis yang baik," katanya.

Danau Toba merupakan danau terluas se-Asia Tenggara dengan panjang 100 kilometer dan lebar 30 kilometer. Danau ini punya sejarah yang tertulis dalam tinta sejarah dunia. 75 Ribu tahun lalu, Gunung Toba meletus dan membentuk danau (kaldera) seperti sekarang. Jangan sampai keindahan alam, keunikan budaya dan sejarah danau ini menjadi mubazir karena tidak dioptimalkan secara maksimal.

(detik.com/aff/arradf)










Komentar Via Website : 2
AwalKembali 1 LanjutAkhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)