Ekonomi

KPU anggarkan Rp 2,9 triliun untuk logistik Pemilu 2014

Administrator | Jumat, 18 Oktober 2013 - 15:52:32 WIB | dibaca: 2114 pembaca

Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menyusun kebutuhan logistik Pemilu 2014, tak terkecuali soal besaran anggaran yang diperlukan. Untuk memenuhi kebutuhan pengadaan barang dan jasa, termasuk surat suara dan tinta, KPU menganggarkan Rp 2,9 triliun.

Seperti dikutip dari situs merdeka.com "Anggaran logistik total Rp 2,9 triliun," kata Komisioner KPU Arief Budiman, Jakarta, Jumat (18/10).

Di lokasi sama, Sekjen KPU Arif Rahman Hakim merinci pengadaan surat suara membutuhkan anggaran Rp 760,1 miliar. Sedangkan untuk mencetak formulir model C, D, DA, DB, DC dan DCT anggota DPR/DPD sebesar Rp 38,3 miliar.

"Untuk tinta sidik jari Rp 24 miliar, segel dan hologram sebesar Rp 13,8 miliar dan alat bantu tuna netra Rp 8,4 miliar," jelas Arif.

Sedangkan untuk pengerjaannya dilakukan beberapa paket. Surat suara, kata Arif, dikerjakan sebanyak 15 paket. Untuk formulir C, D dan daftar calon tetap anggota DPR/DPD delapan paket, tinta sidik jari dikerjakan empat paket, segel dan hologram dua paket dan alat bantu tuna netra dikerjakan satu paket.

Arif menuturkan, formulir C, D dan DA yang akan dicetak diperkirakan berjumlah 465.548.102 lembar. Sedangkan untuk tinta sidik jari dibutuhkan sebanyak 1.120.308 botol.

"Segel 36.750.000 keping, dan hologram sebanyak 26.880.000 keping. Serta DCT akan diproduksi sekitar 6.720.000 lembar. Untuk alat bantu tuna netra, lanjut diperlukan sebanyak 560.000 buah," tandasnya.










Komentar Via Website : 1
bit.ly/2w3aXH8
15 Agustus 2018 - 13:51:29 WIB
Terimakasih informasinya gan, sukses terus buat informasinya
http://bit.ly/2w3aXH8
AwalKembali 1 LanjutAkhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)