Jokowi JK

Jokowi Yakin di 2030, Indonesia Masuk Tujuh Negara Terbesar

Administrator | Rabu, 04 Maret 2015 - 11:28:22 WIB | dibaca: 11060 pembaca

Presiden Jokowi, didampingi Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi dan Duta Besar Indonesia untuk Brasil Toto Riyanto memberi keterangan pers di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (24/2/2015) (ANTARA FOTO/Ismar Patrizki)

Presiden Joko Widodo optimistis bahwa ekonomi Indonesia akan terus tumbuh. Bahkan, dia yakin pada 2030, Indonesia akan menempati posisi ke tujuh negara terbesar di dunia.

Jokowi menegaskan itu, di depan anak-anak Taruna Nusantara di Istana Negara Jakarta, Senin 2 Maret 2015. (Baca: Tiga Strategi Indonesia Hadapi Tantangan Ekonomi)

"Harus kita buktikan itu akan kita capa. 15 tahun lagi kan, berarti sudah jadi orang semuanya. Jadi pemimpin semuanya, di mana pun anak-anak bekerja," kata Jokowi. (Baca: Jokowi Tetap Pede Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,7 Persen)

Ia memperkirakan, pada tahun itu akan ada 135 juta warga kelas menengah dan 113 juta tenaga terampil. Inilah yang menjadi landasan dan kekuatan Indonesia. Meskipun, saat ini berada di bawah tekanan, karena rupiah terus turun terhadap dolar Amerika Serikat.

"Tetapi, anak-anak sekali lagi, mudah-mudahan kalian harus optimis menatap masa depan," kata Jokowi. (Baca: Ini Faktor Utama Perlambatan Ekonomi Indonesia 2014)

Saat ini, ekonomi Indonesia terbesar ke 16 di dunia, dengan 45 juta kelas menengah dan 55 juta tenaga terampil. "Namun, stabilitas makro pada peringkat 25 di dunia," kata dia.

Untuk mencapai peringkat ke tujuh di dunia, kata dia, masih banyak tantangan dan kekurangan yang harus diselesaikan. Misalnya, saat ini, masih ada 28 juta penduduk miskin dan 7,2 juta pengangguran. Itu yang harus dicarikan jalan ke luarnya.

"Kemiskinan, korupsi, posisi masih kalah dengan Singapura, Filipina, Thailand. Ini juga berat," kata dia. (asp)

sumber: viva.co.id










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)