Politik

Ini Instruksi Tim Pemenangan Jokowi-JK untuk 22 Juli

Administrator | Jumat, 18 Juli 2014 - 05:40:25 WIB | dibaca: 2057 pembaca

Jakarta - Tim Pemenangan Joko Widodo-Jusuf Kalla memberikan intruksi khusus bagi pengurus dan kader partai pendukungnya untuk tidak turun ke jalan pada 22 Juli mendatang. Mereka juga dilarang datang ke kantor Komisi Pemilihan Umum di jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat saat penetapan hasil Pilpres nanti.

"Kepada struktural partai dilarang keras turun ke jalan dalam merayakan kemenangan capres Bapak Jokowi dan cawapres Bapak Jusuf Kalla," kata Ketua Tim Pemenangan Jokowi-JK, Tjahjo Kumolo dalam pesan singkat yang diteruskan kepada wartawan, Kamis (17/7/2014).

Larangan ini ia sebut untuk menjaga kondusifitas dan stabilitas. Tjahjo menegaskan bahwa pihaknya mendukung kinerja Polri untuk pengamanan.

"Khususnya tanggal 22 juli dilarang datang ke kantor KPU, prinsipnya kita tetap siap siaga mendukung POLRI dalam menjaga KamtibMas khususnya saat rekapitulasi suara Nasional oleh KPU," ujar Sekjen PDIP ini.

Instruksi ini ia kirimkan ke Sekjen partai pendukung dan penghubung partai Tim Jokowi-JK. Tjaho meminta info ini diteruskan ke ketua partai di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

Penetapan pemenang pilpres 2014 akan diumumkan pada 22 Juli nanti. Saat pengumuman tersebut KPU belum memutuskan untuk mengundang kedua pasangan capres-cawapres. Kalaupun akhirnya kedua pasangan diundang, KPU mengimbau tak ada pengerahan massa.

"Kami mengimbau tidak perlu ada pengerahan massa pada proses penetapan tanggal 22 Juli nanti. Percayakan proses tersebut pada KPU, Bawaslu dan perwakilan pasangan calon yang hadir," kata Komisioner KPU Ferry Rizki Kurniansyah di Kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Kamis (17/7/2014).

Sementara pada hari itu, 3.000 polisi akan diturunkan di beberapa titik Jl Imam Bonjol untuk mengamankan pengumuman penting KPU itu.










Komentar Via Website : 1
AwalKembali 1 LanjutAkhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)