Properti

Ciputra Kuasai Lahan Ribuan Hektar

Administrator | Kamis, 02 Juli 2015 - 06:41:05 WIB | dibaca: 2183 pembaca

JAKARTA, KOMPAS.com - Begawan properti Indonesia, Ciputra, dalam setiap kesempatan selalu mengatakan, bahwa modal utama pengembang adalah lahan. Jadi, siapa saja yang menguasai lahan dengan cadangan yang luas, bisnisnya akan bertahan lama.

Ucapan pendiri kerajaan properti Ciputra Group ini menjadi pedoman para pengembang di seluruh Indonesia. Alhasil raksasa-raksasa properti terus berlomba mengoleksi lahan. Bukan sembarang luas lahan, melainkan ribuan hektar.

Sebut saja Sinarmas Land yang menguasai lebih dari 10.000 hektar lahan melalui kepemilikan PT Bumi Serpong Damai Tbk yang tersebar di Serpong, Bekasi, Cikarang, Cibubur, Surabaya, Jakarta, Balikpapan, dan Batam.

Demikian halnya dengan PT Lippo Karawaci Tbk yang mengoleksi lebih dari 1.500 hektar lahan di berbagai kota di Indonesia. 

Sementara Ciputra, dalam catatan per 30 Juni 2015, menguasai 5.325 hektar. Seluas 1.538 hektar di antaranya dimiliki oleh PT Ciputra Development Tbk (CTRA) dengan nilai Rp 1,636 triliun. Sedangkan sebagian besar lainnya, 3.787 hektar dimiliki secara bersama dengan mitra strategis melalui skema kerja sama operasi (KSO).

Lahan seluas itu, menurut Direktur Keuangan dan Sekretaris Perusahaan PT Ciputra Development Tbk, Tulus Santoso, dimanfaatkan untuk pengembangan 47 proyek yang terdapat di seluruh Indonesia.

"Terluas adalah lahan CitraLand Surabaya 681 hektar dengan nilai Rp 757,5 miliar," buka Tulus kepada Kompas.com, usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Selasa (30/6/2015).

Proyek baru

Adapun proyek anyar yang dilansir pada tahun 2015, menurut Tulus sebanyak 12 proyek. "Tujuh di antaranya merupakan pengembangan multifungsi atau mixed use development," ungkap Tulus.

Kedua belas proyek tersebut adalah CitraGarden Hills Samarinda, CitraGarden City Malang, CitraLand Cileungsi, Fatmawati Commercial, dan CitraPlaza Kemayoran yang semuanya berada di bawah kendali CTRA.

Menyusul CitraLand Jayapura (belakangan ditunda karena teerantuk masalah perizinan), CitraLand Lampung, CitraGrand Kendari, dan Ciputra Office Tower di Ciputra World Surabaya di bawah kelolaan PT Ciputra Surya Tbk (anak usaha CTRA).

Kemudian, proyek yang dibesut PT Ciputra Property Tbk juga anak usaha CTRA, yakni The Nivata Bali, Ascott Service Residence Jakarta, dan Office Tower di Ciputra International, Puri Indah, Jakarta.

(kompas.com)










Komentar Via Website : 11
Antonio
28 Mei 2015 - 17:41:53 WIB
mgm-solusi hemat telekomunikasi
Tanda-Tanda Penyakit Alzheimer Pada Usia Muda
25 Desember 2016 - 09:43:17 WIB
Hanya bisa berdoa dan berusaha semoga hasilnya lebih baik lagi ? http://goo.gl/EqZzMK | http://goo.gl/UBznMU | http://goo.gl/nsXWgS | http://goo.gl/24A68m | http://goo.gl/GYXlhX
AwalKembali 12 Lanjut Akhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)