Pemerintahan

Blusukan ke Sawah di Bogor, Ini 6 Kebijakan Jokowi soal Pertanian

Administrator | Senin, 28 April 2014 - 18:03:58 WIB | dibaca: 2052 pembaca

Bogor, - Capres PDIP Joko Widodo mengunjungi kawasan pertanian di Kabupaten Bogor. Berkemeja putih, Jokowi sempat berdialog dengan para petani.

Pantauan detikcom, Jokowi datang ke lokasi dan disambut petani dan warga yang memeegang bendera bertuliskan 'Jokowi Presidenku'. Setelah itu, Jokowi sempat menyusuri pematang sawah dan berbincang dengan petani.

"Saya tadi tanya pada petani (hasil panen) 1 hektar 6 ton. Varietasnya baik. Tapi rata-rata di Indonesia hasil panen 4 sampai 5 ton," kata Jokowi di persawahan di Desa Tanjung Sari, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor, Minggu (27/4/2014).

Jokowi juga mengatakan, ketahanan pangan sangat penting. Dia menyinggung masalah impor bahan pangan yang merugikan petani. Oleh karena itu, kesiapan para petani harus didampingi dengan kebijakan dari pemerintah yang mendukung mereka.

"Kebijakan 1, tanah pertanian produktif lahan jangan sampai dikonversi pada kegunaan yang lain. Harus diamankan. Ada yang jadi pemukiman, industri, lahan tambang. Ini harus stop. Lahan pertanian tidak hanya sawah tapi ladang padi hutan sagu kebun ubi-ubian, lahan sayuran," kata Jokowi.

Yang kedua, Jokowi menyoroti pendampingan pada petani. Jokowi menyebutkan, para petani jangan diarahkan menggunakan bibit impor atau pupuk kimia. Sebisa mungkin menggunakan pupuk organik dan benih sendiri.

"Yang ketiga, infrastruktur pertanian dari bendungan sampai saluran tersier harus dibenahi. Kondisi sudah banyak rusak sehingga pada musim kemarau air nggak sampai. Bendungan baru harus dibangun," ucapnya.

Jokowi juga menyoroti masalah air. Menurutnya, limbah industri yang mencemari sungai dan bendungan akan mengurangi kesuburan tanah jika digunakan untuk pengairan.

"Kelima, pasar. Pasar belum berikan keuntungan pada petani karena rantai masih terlalu panjang. Teknlogi pasca panen blm sentuh petani. Keenam, modal. Petani posisinya kekurangan modal. Butuh akses permodalan. Bank pertanian harus didirikan khusus berikan pertanian pada petan," kata Jokowi.










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)