Hiburan

Klenik Panggung Politik

Antara Nyi Roro Kidul, Bung Karno dan Pak Harto

Administrator | Kamis, 14 November 2013 - 10:55:29 WIB | dibaca: 27051 pembaca

Jakarta - Fenomena klenik di dunia politik sudah menjadi rahasia umum. Ada politisi yang terang-terangan mengakui, ada juga yang diam-diam. Bentuknya macam-macam, mulai dari sekadar menyimpan benda keramat, azimat hingga aktivitas pertapaan di tempat yang dianggap keramat.

Enam bulan menjelang pelaksanaan pemilihan umum legislatif pada April 2014 mendatang, saat ini sejumlah paranormal mulai kebanjiran order. Paranormal Ki Joko Bodo misalnya, sejak tiga bulan terakhir mulai kebanjiran pesanan dari sejumlah politisi.

Kesibukannya pun bertambah, khususnya di malam hari usai Maghrib. Selasa (12/11) lalu misalnya, deretan mobil mewah seperti Toyota Alphard dan Vellfire milik klien berjajar di rumah Ki Joko Bodo di kawasan Lubang Buaya, Jakarta Timur.

Adanya praktik klenik di panggung politik diakui oleh tokoh supranatural Permadi. Mantan politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini menyatakan, praktik klenik di dunia politik sudah lama terjadi.

Bahkan dia menyebut semua pemimpin Indonesia sejak zaman Orde Lama, juga menerapkan laku klenik, baik untuk melancarkan kepentingan politik hingga untuk urusan pribadi. Bahkan tak hanya presiden, menurut Permadi, hampir semua pemimpin mulai dari lurah, bupati, gubernur, anggota DPR pun tak ketinggalan.

“Bung Karno bawa keris, bawa azimat, dan sebagainya, itu fakta. Terus pak Harto lebih banyak lagi, dia banyak keris dan pegangannya. Habibie pun mengakui pada saya bahwa karena ibu beliau orang Jawa, jadi ada budaya jawa yang dia pakai, Gus Dur punya cincin yang dikeramatkan, Mega juga punya pusaka yang dikeramatkan turunan dari bapaknya,” kata Permadi kepada detikcom Rabu (13/11) kemarin.

Hanya memang menurut dia di zaman modern sekarang ini karena sudah mengenal agama, banyak orang tak mau mengakui telah menjalani aktivitas klenik. Banyak yang munafik dan tidak mengakui.

“Saya tetap punya keris dan jimat. Orang lain paling munafik, padahal rata-rata masih belum terpisah dari budaya itu (klenik),” kata dia.

Adanya kepercayaan bahwa raja-raja Jawa selalu ada hubungan dengan Pantai Laut Selatan diakui Permadi menjadi penyebab timbulnya bauran dunia klenik dalam dunia politik. Sosok Nyi Roro Kidul yang dianggap bisa memberikan bermacam-macam kesaktian, sehingga menginspirasi orang untuk bertapa ke Pelabuhan Ratu.

Namun, pria yang kini tinggal di Pengadegan, Jawa Barat ini berkukuh bahwa dalam budaya Jawa, hal tersebut bukanlah sebuah ritual klenik.

“Ya yang enggak suka, mengatakan itu klenik dan mistik ya silahkan. Kalau kayak Sultan Jogja ya enggak ada masalah, itu budaya mereka kok. Saya sendiri pun pegang keris dan segala macam,” tuturnya.

sumber: news.detik.com










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)