Kesehatan

6 Tips Menjauhkan Anak dari Tindak Kekerasan

Administrator | Sabtu, 16 Agustus 2014 - 05:30:41 WIB | dibaca: 6316 pembaca

Jakarta - Kekerasan yang dialami oleh anak di masa kecil tentunya dapat membuat anak menjadi trauma. Meski begitu, trauma seperti itu dapat di atasi. Menurut dokter spesialis kesehatan jiwa, dr. Fransiska Kaligis, SpKJ, pendampingan dan terapi pada anak merupakan cara untuk mengatasi masalah emosi dan luka batin pada trauma anak.

"Jadi sebetulnya pendampingan, kemudian terapi yang sesuai untuk anak juga akan memperbaiki masalah emosi atau luka batin pada anak. Juga mungkin memori pada anak pelan-pelan dibantu untuk diolah agar tidak mengganggu anak ketika di usia dewasa," jelasnya seperti ditemui di acara seminar Dampak Kekerasan dalam Tumbuh Kembang Anak yang bertempat di Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Kuningan, Jakarta Selatan.

Oleh karena itu, peran keluarga sangat penting bagi tumbuh kembang anak. Berikut tips pencegahan kekerasan pada anak menurut dr. Fransiska seperti ditemui detikHealth, seperti ditulis Rabu (13/8/2014):

1. Komunikasi dengan Anak

Perbanyaklah komunikasi dengan anak. Berbicara dari hati ke hati kepada anak dapat membuat anak mau berbicara dengan jujur kepada orang tuanya, terutama ibu. Terkadang orang tua akan lebih mudah marah jika anak berkata jujur jika mereka melakukan kesalahan. Menurut dr. Fransiska, lebih baik hindari amarah dan lebih menghargai kejujuran pada anak.

"Hargai juga kejujuran anak, meskipun anak menyampaikan sesuatu yang kelihatannya tidak seperti yang diharapkan orang tua. Jika anak memberitahukan hal yang buruk, sering kali anak yang disalahkan dan malah membuat takut untuk bercerita kepada anak. Ini yang harus ditegaskan oleh orang tua hargai apa yang disampaikan anak," jelasnya.

2. Kenalkan Bagian Tubuh

Meski masih kecil, anak-anak tetap harus diberi tahu tentang bagian tubuh yang penting. Agar lebih mudah, orang tua bisa mengajarkan bagian tubuh mana yang harus tertutup pakaian dan bagian tubuh mana yang tidak perlu ditutup oleh pakaian. Dengan begitu anak akan lebih mengerti bagian tubuh mana yang boleh disentuh oleh orang lain dan mana yang tidak.

"Bisa disampaikan juga bahwa bagian-bagian tubuh itu ada yang bersifat pribadi. Pada umumnya bisa disampaikan pada anak bagian tubuh yang tertutup pakaian dan bagian yang bersifat pribadi," jelasnya.

3. Katakan 'Tidak!'

Setiap anak tentunya memiliki karakter yang berbeda-beda. Ada yang memiliki sifat pemberani dan ada yang pemalu. Meski begitu, setiap anak tetap harus diajarkan untuk menjadi seseorang yang lebih berani dan lebih percaya diri. Dengan memiliki percaya diri yang kuat, anak akan lebih mudah untuk mengatakan tidak pada orang lain.

"Ajarkan anak lebih percaya diri dan berani untuk mengatakan tidak kepada hal-hal yang tidak sesuai," jelasnya.

4. Dampingi Anak dalam Menonton Tayangan


Kecanggihan teknologi saat ini dapat memudahkan semua orang untuk mendapatkan informasi secara instan. Begitu juga dengan anak-anak. Anak-anak memiliki sifat mudah mempelajari hal baru, termasuk barang elektronik. Dengan begitu, anak-anak dapat lebih mudah untuk mendapatkan tayangan seperti yang mereka mau.

Oleh karena itu, anak-anak perlu dibimbing dalam memainkan serta menonton tayangan elektronik. Apalagi saat ini tayangan orang dewasa lebih banyak dibandingkan tayangan anak-anak.

"Diskusikan tayangan-tayangan yang layak untuk ditonton dan diskusikan pula isu-isu yang sedang berkembang di masyarakat," jelasnya.

5. Nilai Moral dan Agama juga Penting bagi Anak
Tak hanya nilai-nilai sosial saja yang perlu dimiliki oleh anak, nilai moral dan agama juga penting diberikan bagi tumbuh kembang anak. Nilai agama dan nilai moral yang diberikan tentu harus sesuai dengan umur anak.

6. Komunikasikan dengan Guru

Saat sedang berada di sekolah, orang tua tentunya tidak dapat mengawasi anak mereka. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk selalu berkomunikasi dengan guru sekolah. Komunikasi dengan guru di sekolah dapat membantu orang tua mengetahui tumbuh kembang anak selama di sekolah. Selain itu, orang tua juga dapat berdiskusi dengan guru mengenai perubahan sifat anak yang dirasa tidak wajar.

 

 

 










Komentar Via Website : 17
obat eksim kering di apotik
09 November 2016 - 15:22:50 WIB
beli baju warnanya abu-abu, eh gak kerasa udah hari rabu http://bit.ly/2fBuHLQ | http://ow.ly/oaE1305ZNPK | https://goo.gl/4BOuBn | https://mysp.ac/3Y9gy
Penyebab Diare Pada Ibu Hamil
09 Maret 2017 - 14:51:32 WIB
Apakah Benjolan Di Ketiak Itu Berbahaya ?
23 Maret 2017 - 08:09:47 WIB
Semoga dipertemukan dengan orang yang lebih baik lagi dari dia ?http://goo.gl/AIamtc | http://goo.gl/zVTJWy | http://goo.gl/EHd39U | http://goo.gl/7yB4j7 | http://goo.gl/Z6US30
AwalKembali 12 Lanjut Akhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)